Politik Asia - Nama wakil presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla masuk kedalam kasus penghinaan presiden Jokowi dan Kapolri Jendral Tito Karnavian yang sebelumnya sangat viral di media sosial Facebook.
Polisi usai meringkus pelaku Muhammad Farhan Balatif selaku penyebaran kebencian dan penghinaan terhadap presiden Jokowi. terus melakukan pendalaman lebih lanjut dalam kasus tersebut. di mana menurut Jenderal Tito Karnavian. pelaku penghinaan terhadap presiden Republik Indonesia harus di tindak lebih lanjut.
Kapolri Tito Karnavian menyebutkan pasti ada unsur di dalam penghinaan tersebut. namun diri nya akan terus mengusut siapa di balik tokoh untuk menjatuhkan presiden negara Republik Indonesia.
Namun saat ini kepolisian belum dapat membuat Muhammad Farhan Balatif menuturkan siapa di balik kebencian terhadap presiden Jokowi , akan tetapi Polri telah mengantungi bukti siapa di balik sara untuk memancing kebencian untuk mejatuhkan Presiden RI saat ini.
"Muhammad Farhan Balatif saat kita intrograsi lebih lanjut sempat menuturkan salah satu tokoh nama orang penting di negri ini, yaitu Wakil Presiden Jusuf Kalla." Ungkap Jendral Polri Tito Karnavian.
Sementara Jendral Polri Tito Karnavian tidak ingin mengambil Informasi sepihak sehingga diri akan terus lebih mendalami lebih lanjut siapa dalang di dalam kasus tersebut.
Tito Karnavian sendiri menegaskan dirinya akan tegas memberikan sangsi keras kepada tokoh di balik pencemaran dan penghinaan nama presiden. dimana menurutnya hal tersebut dapat membuat SARA untuk masyarakat untuk membenci Presiden RI.
Sementara itu beberapa media sosial menyebutkan karangan masyarakat juga menyebutkan bahwa saat ini Jusuf Kalla tengah mengincar kedudukan Presiden Jokowi.
