Berita Asia - Ketum PDIP Megawati Soekarno putri bicara soal partai besutannya dikait-kaitkan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Megawati menegaskan PDIP merupakan partai yang legal.
"Kita adalah partai yang legal, diakui konstitusi. Kok dikaitkan dengan PKI yang sudah dibubarkan dan tidak ada," kata Megawati dalam pidato sambutannya di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Jalan Merjosari, Kepanjen, Jawa Timur, Minggu (10/9/2017).
Menurut Megawati, pihak yang mengaitkan partainya dengan PKI iri dengan capaian partai berlambang banteng itu. "Karena mereka iri dengan PDIP partai dengan perolehan besar suara," ujarnya.
Setidaknya ada 2 orang yang sempat mengaitkan PDIP dengan PKI. Pertama, Ustaz Alfian Tanjung yang menulis cuitan 'PDIP 85% isinya kader PKI'.
Cuitan itu kemudian dilaporkan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristyanto ke Polda Metro Jaya. Alfian kini sudah ditetapkan jadi tersang dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jabar.
Selain Alfian, politisi Gerindra Arief Puyuono juga sempat jadi sorotan. Pasalnya, Arief melontarkan pernyataan 'wajar PDIP disamakan dengan PKI'.
Setelah melempar pernyataan soal PDIP dan 'PKI' ke media nasional, Arief dikecam banyak pihak. Kecaman bertubi-tubi mendarat ke Arief, mulai dari pihak PDIP hingga lingkup internal Gerindra sendiri. Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pun disebut-sebut sampai menegur langsung Arief.
Belakangan, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Arief Poyuono sudah menyampaikan surat permohonan maaf terkait pernyataan itu. Hasto menyebut partainya menerima permohonan maaf tersebut.
